Tampilkan postingan dengan label Hidup Sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hidup Sehat. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Juni 2009

Masturbasi??Apakah itu??

Terlepas dari kontroversi yang ada, banyak orang yang memilih melakukan masturbasi sebagai upaya untuk menyalurkan dorongan seksualnya daripada melakukan hubungan seks dengan orang lain, baik pekerja seks komersial (PSK) maupun pasangan. Masturbasi kebanyakan dilakukan oleh mereka yang belum menikah, walaupun ternyata tak jarang orang yang sudah menikah pun melakukan masturbasi. Dari kalangan yang belum menikah ini, tentu saja, sebagian besar adalah remaja.

Banyak alasan remaja untuk melakukan masturbasi. Alasan utamanya adalah karena mereka belum menikah sehingga tidak akan dibenarkan melakukan hubungan seks dengan orang lain. Selain itu masturbasi tidak membutuhkan proses yang panjang seperti bila hendak berhubungan seks, tidak ada membujuk, merayu (seperti bila hendak dilakukan dengan pacar) atau membayar (bila dilakukan dengan PSK). Masturbasi bisa dilakukan dengan cepat, dimana saja asal ada privasi, dan kapanpun kita menginginkannya.

Namun ternyata remaja sendiri banyak yang tidak merasa “sreg” dengan pilihan untuk melakukan masturbasi. Hal ini terutama tercermin dari banyaknya surat dan telepon yang masuk ke redaksi Curhat dan menanyakan tentang masturbasi, seperti: bahaya atau tidak bagi kesehatan, apakah dapat mengakibatkan kemandulan, dengkul kopong, apakah bisa merobek selaput dara dan masih banyak lagi. Belum lagi ditambah dengan takut ketahuan atau takut dosa. Tapi toh, ketika masturbasi ini sudah menjadi kebiasaan, sulit bagi remaja untuk menghentikannya. Sebetulnya, apa dan bagaimana sih, masturbasi itu dan mengapa begitu kontroversial?

Istilah masturbasi sendiri berasal dari kata masturbari yang dalam bahasa Latin artinya mencemari diri sendiri. Kadang-kadang kita juga menyebut istilah lain yang masih menunjuk pada perbuatan yang sama, yaitu onani. Istilah onani berasal dari nama tokoh Injil Perjanjian Lama yaitu Onan, putra Yehuda (Kitab Kejadian 38:8-10). Ketika Yehuda menyuruh Onan untuk menikah (dan berhubungan seks) dengan istri almarhum kakaknya, Onan patuh. Tetapi setiap kali ia melakukan hubungan seks, ia selalu membuang air maninya, karena tidak mau menghamili istri kakaknya itu. Hal ini menimbulkan amarah Tuhan. Karena itulah, dalam agama apapun, masturbasi selalu dihujat.

Apabila dilihat dari kacamata sekarang, mungkin yang dilakukan Onan merupakan tindakan pencegahan kehamilan dengan cara mencegah sperma memasuki rahim, yang merupakan upaya kontraseptif yang paling primitif. Terlepas dari apa alasan perbuatan Si Onan, namanya kemudian malah diabadikan untuk menyebut segala tindakan merangsang diri yang bertujuan mencapai orgasme tanpa melakukan hubungan seks dengan seorang pasangan. Walaupun tidak sama dengan apa yang dilakukannya ribuan tahun yang lalu, Onan sudah tidak mungkin memprotes pengabadian namanya ini.
Sekarang, bagaimana dilihat dari sisi medis? Ternyata, selama dilakukan dengan higienis, artinya dengan tangan yang bersih, masturbasi tidak berbahaya. Yang seringkali membuat celaka adalah bila masturbasi dilakukan dengan menggunakan alat. Misalnya, seperti kasus yang pernah terjadi, seorang cewek melakukan masturbasi menggunakan bola lampu yang digesekkan ke kemaluannya, dan kemudian ternyata bola lampu tersebut pecah di dalam dan melukai vaginanya.

Walaupun alat yang digunakan untuk masturbasi tidak bisa pecah, bukan berarti kita langsung terbebas dari risiko. Lecet, luka dan infeksi akibat iritasi tetap mengintai. Apalagi kalau alat tersebut tidak terjaga kebersihannya. Selain itu, tukar menukar sarana masturbasi dengan orang lain akan sama risikonya dengan bertukar-tukar pasangan dalam hubungan seksual.

Mitos yang mengatakan bahwa masturbasi berbahaya karena membuat dengkul menjadi kopong, ternyata tidak dapat dibuktikan kebenarannya. Hanya saja, perlu diingat bahwa masturbasi, seperti juga hubungan seks, merupakan hal yang memakan tenaga. Sehingga, kalau kita melakukannya terlalu sering, akibatnya kita bisa merasa kecapaian dan lemas.
Ada lagi mitos yang mengatakan bahwa sering masturbasi dapat menimbulkan kemandulan. Sering masturbasi, yang berarti mengeluarkan air mani, memang dapat mempengaruhi kadar sperma dalam air mani, padahal jumlah sperma yang cukup sangat diperlukan untuk membuahi sel telur. Namun, tidak berarti remaja cowok yang sering melakukan masturbasi, kelak setelah menikah akan terganggu kesuburannya. Dengan catatan selama kebiasaan ini tidak berlanjut hingga menikah, ia akan baik-baik saja.

Namun, memang ada sisi buruk dari masturbasi, terutama bila dikaitkan dengan “ketrampilan” untuk berhubungan seks dengan pasangan wanitanya. Masturbasi bagi pria cenderung dilakukan dengan cepat karena ingin segera selesai (mungkin juga karena takut ketahuan). Hal ini bertolak belakang dengan hubungan seks, dimana pria harus memperhatikan keinginan dan kepuasan pasangannya. Sedangkan wanita yang sering melakukan masturbasi dikhawatirkan akan kesulitan menyesuaikan diri ketika berhubungan seks setelah ia menikah. Masturbasi bagi wanita cenderung dipusatkan pada perangsangan klitoris, padahal dalam berhubungan seks, vagina lebih berperan.
Sebagian besar remaja yang datang berkonsultasi ke Curhat mengeluhkan kesulitan mereka untuk berhenti melakukan masturbasi. Bagaimana cara mengendalikan dorongan seks dan mengalihkan perhatian dari keinginan melakukan masturbasi terus menerus? Kuncinya (selain dari saran yang sudah sering kita dengar yaitu banyak melakukan olah raga) adalah menjauhkan diri dari hal-hal yang bisa merangsang kita.

Karena sensitivitas seseorang terhadap rangsangan seksual berbeda-beda, kita perlu mengenali diri kita sendiri. Ada orang yang harus nonton bokep (blue film atau film porno) dulu baru terangsang, ada yang melihat gambar cewek cantik saja sudah terangsang. Karena itu, kenali kemudian hindari hal-hal apa yang membuat kita terangsang: gambar erotis, melamun sendirian di kamar tidur, atau berlama-lama di kamar mandi.

Kalau dari pengalaman yang lalu ternyata sendirian di kamar bikin pikiran kita melayang, melamun sehingga kemudian tergoda untuk melakukan masturbasi, maka hindarilah melamun sendirian di kamar. Cari kesibukan: baca, nonton televisi atau ngobrol dengan anggota keluarga lain. Sedangkan buat yang sering masturbasi ketika sedang mandi, jangan berlama-lama di kamar mandi. Begitu selesai mandi, langsung keluar saja.

Nah temen-temen, walaupun masturbasi tidak berbahaya, kita harus ingat, jangan sampai kita yang dikendalikan oleh dorongan seks. Kitalah yang harus bisa mengendalikan dorongan seks. Selain itu, percaya deh, hubungan seks dengan pasangan yang kita cintai dan mencintai kita, dalam situasi pernikahan yang dilandasi komitmen yang kuat akan jauh lebih membahagiakan. Makanya, lebih baik menunggu kan?

(Guntoro Utamadi, PKBI Pusat dan Dzikry, CMM PKBI DKI )

Read More..

Masa Subur??Apakah itu??Kapan??

Masa subur adalah masa dimana ada satu sel telur yang siap untuk dibuahi oleh sel sperma di saluran telur (tuba faloppi) yang terjadi satu bulan sekali, Sel telur ini mampu bertahan hidup dalam keadaan siap dibuahi hanya selama 1-2 hari. Pada masa subur Sperma yang berada di dalam saluran vagina atau rahim bisa menunggu sampai 48 jam. Lebih dari itu, sperma akan lemah dan tidak subur lagi.

Pada masa subur ini, terjadi perubahan fisiologis yang dapat dijadikan indikator, umumnya berupa libido yang meningkat, lendir pada vagina lebih banyak, dan peningkatan suhu basal tubuh sebesar 0,2-0,5 derajat pada pagi hari. Indikator minor kesuburan yaitu nyeri perut dan perubahan payudara.
Lendir yang muncul pada vagina ini merupakan lendir yang diproduksi oleh kelenjar-kelenjar di leher rahim (serviks) dan bersahabat dengan sperma. Lendir tersebut memungkinkan sperma dapat bertahan hidup dalam lendir tersebut untuk menunggu matangnya sel telur atau ovulasi (sampai 48 jam). Lendir tersebut juga bisa mempercepat perjalanan sperma menuju saluran telur. Karena itu pada masa subur, kemungkinan terjadi pembuahan sangat besar.

Gimana bisa tahu masa subur saya!?

Selain perubahan fisik, masa subur ini dapat dihitung di atas kertas. Masa subur berkaitan erat dengan menstruasi dan siklus menstruasi. Dalam menghitung masa subur diperlukan siklus menstruasi bulanan. Kamu sebaiknya membuat catatan mengenai siklus menstruasi secara teratur setiap bulannya.
Caranya mudah yaitu dengan menuliskan pada buku diary atau dengan memberi tanda pada kalender menggunakan spidol berwarna. Tandai hari pertama menstruasi yaitu hari pertama siklus dimana keluar bercak-bercak kecoklatan sampai kemerahan. Hari-hari selanjutnya diberi nomer namun tidak termasuk hari pertama menstruasi berikutnya.
Meskipun ada yang mengusulkan untuk membuat catatan menstruasi selama setahun (menogram). Paling tidak dibutuhkan minimal pola menstruasi 3 bulan terakhir misal 28 hari, 30 hari, 27 hari kemudian dibuat rata-ratanya. Jika rata-ratanya menghasilkan 28 hari yang berarti kondisi normal, maka masa suburnya akan terjadi pada 14 hari sebelum hari pertama menstruasi yang akan datang bulan berikutnya.
Perhitungan masa subur ini akan efektif bila siklus menstruasinya normal yaitu 21-35 hari. Jika kamu memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak normal, perhitungan menjadi tidak akurat dan kemungkinan besar gagal. Namun tidak ada salahnya jika mau mencoba.
Untuk yang siklus menstruasinya tidak teratur dapat menggunakan data siklus menstruasi selama 6 bulan (6 siklus). Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus menstruasi dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus menstruasi dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur. Jika siklus terpendek 26 hari dan siklus terpanjang 32 hari. Perhitungannya : 26-18 = 8 dan 32–11 = 21. jadi masa suburnya adalah mulai hari ke-8 sampai ke 21 dari hari pertama menstruasi.
Temen temen cewek sekalian, kalian perlu mempelajari masa subur ini, agar kalian tahu apa yang terjadi dalam tubuhmu. Hal ini berguna juga untuk memberikan perasaan bersahabat dengan tubuhmu sendiri. Kamu juga bakal tahu kamu ini termasuk yang memiliki masa subur teratur, atau tidak. Memang sih, mengetahui secara persis kapan masa subur kamu, itu bukan hal yang gampang. Semuanya berdasarkan perkiraan. Makanya untuk upaya pencegahan kehamilan, kalau hanya dengan mengandalkan sistem kalender ini bakal banyak terjadi kegagalan.
Nah temen temen, bertambah lagi pengetahuan kita. Semakin banyak pengetahuan tentang tubuh kita, semakin tinggi penghargaan kita terhadap tubuh kita, dan semakin besar tekad kita untuk menjaganya agar tidak rusak dan terhindar dari bahaya.


Read More..

Tips Perawatan Organ Reproduksi Wanita

Halo temen-temen, senang sekali kalian masih mengikuti rubrik Curhat ini. Sebelumnya kita udah bahas tiga hal yang penting dilakukan untuk menjaga kesehatan organ reproduksi kita, yaitu menjaga kebersihan organ reproduksi, perawatan kesehatan ketika kita sedang menstruasi, dan juga tips memilih pakaian dalam yang sehat. Sekarang, marilah kita lanjutkan dengan pemeriksaan organ reproduksi ke dokter maupun sendiri. Buat yang cowok, simak terus, supaya kalian bisa ngasih tau kakak, adik atau pacar bagaimana merawat organ reproduksi mereka. Minggu depan baru giliran organ reproduksi kalian yang akan dibahas.

Pemeriksaan secara rutin oleh dokter sangatlah penting, untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh dan agar dokter mengetahui kalau ada perubahan-perubahan yang kita alami, sehingga dapat segera ditangani. Melakukan pemeriksaan kesehatan seksual secara khusus juga sangat penting. Perawatan kesehatan reproduksi dan seksual untuk perempuan dikenal dengan sebutan ginekologi. Dokter ahlinya disebut Dokter Spesialis Obstetri & Ginekologi (DSOG).

Pemeriksaan ginekologi secara rutin akan bermanfaat untuk:

o Mencegah berbagai penyakit dan keluhan yang berhubungan dengan reproduksi
o Memberikan deteksi dini pada penyakit kanker payudara dan leher rahim
o Mendeteksi secara dini penyakit menular seksual dan kondisi lain sebelum menimbulkan dampak yang lebih berbahaya.
o Dapat mencegah kemandulan
o Memperlancar kehamilan dan kelahiran bayi.

Pemeriksaan ginekologi ini merupakan “kewajiban” bagi mereka yang udah melakukan hubungan seksual, atau yang usianya diatas 18 tahun. Bagi mereka yang sedang atau pernah kena PMS (penyakin menular seksual) atau yang pernah berhubungan seks dengan orang yang kena PMS, atau pernah mengalami penyakit seksual yang lain, serta mereka yang punya potensi terkena kanker payudara dan kanker leher rahim, harus lebih sering lagi periksa ginekologi.

Selain pemeriksaan rutin, kalian harus segera periksa ke dokter apabila mengalami hal-hal berikut ini:

o Rasa sakit yang enggak biasa pada vagina atau pinggul.
o Pendarahan atau keputihan yang tidak normal dari vagina
o Rasa sakit yang luarbiasa bada perut bagian bawah
o Rasa sakit dan pembengkakan pada vulva, vagina, rahim atau indung telur.
o Rasa gatal pada vagina
o Sedang kena PMS
o Benjolan atau penebalan pada payudara atau ketiak
o Puting susu masuk ke dalam (tiba-tiba), serta keluar darah atau cairan dari puting.
o Perubahan ukuran dan bentuk payudara

Kalau mau periksa ke dokter, tunggu pas kita enggak sedang menstruasi, kecuali kita sedang mengalami pendarahan, karena dokter perlu memeriksa darah yang keluar tersebut. Jangan melakukan douching sedikitnya 24 jam sebelum pemeriksaan, karena cairan douching akan menutupi kondisi vagina yang sebenarnya. Bikin daftar keluhan supaya enggak lupa, dan sampaikan kepada perawat atau dokter yang memeriksa.

Khusus untuk pemeriksaan payudara, ada pemeriksaan yang bisa kita lakukan sendiri secara teratur. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi dini kemungkinan adanya kanker payudara. Makin dini kanker dideteksi, kemungkinan untuk disembuhkan makin besar. Pemeriksaan payudara ini dikenal dengan istilah SADARI yang merupakan singkatan dari perikSA payuDAra sendiRI. Sebaiknya pemeriksaan dilakukan sehabis selesai masa menstruasi, karena sebelum menstruasi, payudara agak membengkak sehingga akan menyulitkan pemeriksaan. Cara pemeriksaan adalah sebagai berikut :

· Berdirilah di depan cermin dan perhatikan apakah ada kelainan pada payudara. Biasanya kedua payudara tidak sama, putingnya juga tidak terletak pada ketinggian yang sama. Perhatikan apakah terdapat keriput, lekukan, atau puting susu tertarik ke dalam. Bila terdapat kelainan itu atau keluar cairan atau darah dari puting susu, segeralah pergi ke dokter.

· Letakkan kedua lengan di atas kepala dan perhatikan kembali kedua payudara.

· Bungkukkan badan hingga payudara tergantung ke bawah, dan periksa lagi.

· Berbaringlah di tempat tidur dan letakkan tangan kiri di belakang kepala, dan sebuah bantal di bawah bahu kiri. Rabalah payudara kiri dengan telapak jari-jari kanan. Periksalah apakah ada benjolan pada payudara. Kemudian periksa juga apakah ada benjolan atau pembengkakan pada ketiak kiri.

· Periksa dan rabalah puting susu dan sekitarnya. Pada umumnya kelenjar susu bila diraba dengan telapak jari-jari tangan akan terasa kenyal dan mudah digerakkan. Bila ada tumor, maka akan terasa keras dan tidak dapat digerakkan (tidak dapat dipindahkan dari tempatnya). Bila terasa ada sebuah benjolan sebesar 1 cm atau lebih, segeralah pergi ke dokter. Makin dini penanganan, semakin besar kemungkinan untuk sembuh secara sempurna.

· Lakukan hal yang sama untuk payudara dan ketiak kanan.

Sekali lagi, temen-temen enggak usah malu memeriksakan organ reproduksi kita ke dokter. Mereka toh para ahli yang memang bekerja membantu kita mengatasi masalah kesehatan, termasuk masalah-masalah diatas. Kalau enggak nyaman dengan dokter laki-laki, kita bisa cari dokter perempuan untuk memeriksa dan merawat kita.
Hal lain yang secara umum dapat membantu perawatan organ reproduksi adalah menjalani gaya hidup yang sehat, yang mencakup berolahraga secara teratur, memilih menu makanan yang sehat dengan gizi seimbang, tidak merokok dan tidak mengkonsumsi minuman beralkohol, serta tentu saja menjaga perilaku seksual yang bertanggung jawab.
Nah temen-temen cewek, sudah waktunya kita merawat organ reproduksi kita dengan baik, karena akhirnya kesehatan organ reproduksi juga mempengaruhi kesehatan kita secara keseluruhan. Salam! (Guntoro Utamadi, PKBI Pusat)

Tips merawat organ intim kita


- Mandi dengan teratur dengan membasuh vagina dengan air hangat dan sabun yang lembut.
o Cuci tangan sebelum menyentuh vagina
o Kalau habis buang air besar dan kencing, selalu “cebok” dengan arah dari depan ke belakang (ke arah anus). Jangan arah sebaliknya, karena hal ini akan membawa bakteri dari anus ke vagina.
o Selalu gunakan celana dalam yang bersih dan terbuat dari bahan katun (100%). Bahan lain misalnya nylon dan polyester akan membuat gerah dan panas dan membuat vagina menjadi lembab. Kondisi ini sangat disukai bakteri dan jamur untuk berkembang biak.
o Hindari penggunaan bahan dodoran, cairan pembasuh (douches), sabun yang keras, serta tissue yang berwarna dan berparfum.
o Hindari juga menggunakan handuk atau washlap milik orang lain untuk mengeringkan vagina kita.
o Mencukur sebagian dari rambut kemaluan untuk menghindari kelembaban yang berlebihan di daerah vagina.

Guntoro Utamadi dan Paramita Muljono

Read More..

Jumat, 19 Juni 2009

Tips Mencegah TimbuL Jerawat

Wajah adalah pesona setiap insan, baik itu pria atau wanita. Hal yang pertama kali diperhatikan jika kita bertemu seseorang adalah wajah. oleh karena itu kita wajib menjaga kebersihan wajah kita. Jika di wajah kita muncul yang namanya jerawat, pasti akan mengganggu sekali terhadap penampilan kita…khususnya bagi wanita yang selalu peduli akan kecantikan.

Jerawat akan lebih menyiksa lagi karena sering muncul pada masa pubertas yang katanya sebagian besar orang adalah masa yang paling indah, masa2 pacaran. bagaimana kita bisa punya pacar jika wajah kita merupakan sarang jerawat? Pasti sulit sekali bukan? Berikut ini tips yang akan membuat jerawat anda hilang dan tidak akan mengganggu penmpilan anda lagi :
1. Mencuci wajah 2 kali sehari

Mencuci wajah 2 kali sehari akan membantu menghilangkan minyak di permukaan kulit kita. Jika kita jarang membersihkannya, maka bakteri penyebab jerawat akan hidup subur di wajah kita. Namun ingat..jangan mencuci wajah apalagi menggosok wajah secara berlebihan karena malah akan meningkatkan produksi minyak sobaceous yang dapat menyebabkan masalah kulit pada wajah. Cucilah wajah 2 kali sehari dengan menggunakan sabun yang lembut.

2. Sesuaikan kosmetik dengan jenis kulit anda

Jika kulit anda berminyak makagunakanlah kosmetik untuk kulit berminyak, jika kosmetik yang anda gunakan tidak sesuai dengan jenis kulit anda..jerawat akan segera mendatangi kulit wajah anda. Jadi berhati-hatilah dalam memilih kosmetik.

3. Sebisa mungkin hindari kosmetik yang berminyak

secara alami wajah kita akan menmproduksi minyak, bahkan kulit kering sekalipun. Jadi sebisa mungkin hindarilah hindarilah menggunakan kosmetik yang berlebihan karena minyak dan debu akan menjadi media bakteri penyebab jerawat untuk bermukim di wajah kita.

4. Keringkan wajah kita dengan handuk yang bersih setelah cuci muka atau mandi.
Karena bakteri juga menyukai tempat yang lembab dan hangat.

5. Minum air putih

Hampir 70% kulit kita terdiri dari air, dengan minum air minimal 2 liter sehari, maka kulit kita akan selalu fit dan sehat.

6. gunakan pelembab kulit

Menggunakan pelembab akan membantu menyehatkan kulit kita, terutama dari kulit kering dan pecah2. Namun pelembab disini bukan berarti pelembab yang berminyak..sekarang sudah banyak produk kosmetik yang berbahan dasar air.

7. selalu pastikan kulit anda bersih sebelum tidur

Selalu cuci muka anda sebelum tidur agar kulit beregenerasi dengan baik.

8. Sering-seringlah makan sayur dan buah

sayur2an mengandung banyak vitamin yang menyehatkan kulit kita. Perbanyaklah makan sayur atau buah, terutama yang mengandung vitamin E. Dengan kulit yang sehat, maka jerawat akan sukar untuk tumbuh dan berkembang.

9. Tidur yang cukup dan teratur

Kulit juga sama seperti kita, butuh istirahat. Jadi biasakanlah untuk tidur yang cukup dan teratur. Karena saat kita tidur, kulit akan beregenerasi dan membuang racun2 yang berbahaya sehingga saat kita bangun keesokan harinya kulit kita akan kebali segar.

Read More..

Selasa, 28 April 2009

Hidup Sehat Seks Hebat

KESEHATAN penting untuk hidup dan seks. Tanpanya, keduanya tak akan eksis. Apa yang Anda lakukan ataupun tidak Anda lakukan untuk hati, pikiran, dan tubuh berdampak pada kesehatan seksual.

Bercinta adalah bagian dari gaya hidup yang memperkaya pengalaman di kamar tidur setiap hari. Jika Anda menemukan kesulitan selama berhubungan seks seperti libido rendah, stamina nge-drop, atau disfungsi ereksi, Anda harus berbuat sesuatu.

Menerapkan gaya hidup sehat akan mengubah daya dorong kehidupan seks, membuat Anda lebih sehat, sekaligus lebih bahagia. Jika pasangan bahagia, Anda juga akan merasakan hal serupa. Begitu informasi yang dirilis Askmen.

Olahraga untuk pasokan oksigen

Tubuh menerima apa yang diberikan padanya. Kapan terakhir kali Anda lari atau lebih memilih menaiki tangga ketimbang lift?

Jantung Anda memompakan darah beroksigen ke seluruh tubuh. Agar kerjanya lebih maksimal, Anda perlu olahraga teratur, setidaknya tiga kali seminggu masing-masing 30 menit. Olahraga memaksimalkan kerja jantung, memompa darah, dan meningkatkan sirkulasi darah. Kerja kardiovaskular yang baik dibutuhkan untuk meningkatkan stamina dan performa saat di ranjang.

Manfaat lain adalah penampilan diri dan self-esteem yang lebih baik. Wanita sangat tertarik pada pria yang punya percaya diri cukup, setidaknya menjamin Anda tidak bingung bagaimana beraksi di hadapannya.

Menajamkan pikiran

Pikiran juga butuh olahraga. Latih pikiran Anda sebaik Anda melatih tubuh. Puzzle, sudoku, dan berbagai permainan mengasah otak lain mengajak Anda menajamkan pikiran. Permainan ini bisa Anda manfaatkan untuk mempersiapkan diri menerima tantangan, sebab seks mencakup mental dan fisik.

Secara tidak langsung, permainan tersebut memberi keuntungan pada ketangkasan dan fokus pikiran saat Anda beraksi di ranjang. Dengan memfokuskan pikiran, Anda dapat menopang ereksi dan menguatkan ejakulasi, sehingga bisa mengendalikan ledakan orgasme pasangan, yang mungkin terjadi lebih dari satu kali. Jika Anda kehilangan fokus, Anda dapat kehilangan kendali sehingga pergumulan hanya bertahan singkat.

Dengan permainan tersebut, pikiran pun jadi kreatif sehingga Anda tak akan melakukan pengulangan aksi seks yang membosankan.

Mengatur pola makan

Bicara aktivitas seksual, tak bisa lepas dari makanan. Makanan tertentu dengan porsi besar dapat membuat Anda malas bercinta hingga menggangu kehidupan seks dengan pasangan. Jaga kesehatan tubuh dengan mengatur jenis makanan yang dikonsumsi.

Makan adalah jalan mudah untuk tubuh memenuhi kebutuhan nutrisi. Jika Anda punya kecenderungan makan berlebih, makanlah secara perlahan. Ada baiknya minum sebelum makan untuk "membohongi" tubuh bahwa Anda sudah sedikit kenyang. Hindari makanan berlemak dan makan dalam porsi besar karena membuat tubuh cepat lelah.

Gula memberi Anda tenaga, tapi juga membuat tubuh lemas dengan cepat. Alkohol dan kafein punya efek sama, yakni membuat Anda kesulitan mempertahankan ereksi, ejakulasi, dan kehilangan gairah seksual jika Anda minum terlalu banyak. Juga menurunkan tingkat kesuburan hingga setengahnya.

Dosis harian kalsium dan vitamin D dapat meningkatkan kesuburan pria, dan cukup zinc akan menjaga hormon testosteron dan semen tetap baik.

Read More..